Saturday, February 28, 2009

Five Minutes: Lebih Pede Lepas Sarung


Menarik sebenarnya mencermati Five Minutes. Pasalnya band yang digawangi oleh Ricky (kibord), Richie (vokal), Irul (gitar), Drie (bass), dan Aria (drum, pamornya selalu stabil. Naik tidak, turun juga tidak. Tapi itulah yang menguntungkan bagi band sekarang, biasa saja asal masih bisa eksis (dan menghasilkan uang tentunya). Perhatikan saja kiprah mereka yang baru saja merilis album terbaru bertajuk “Semua Ini Sendiri”. Materi lagunya sendiri cukup kuat. Wajar, selama lebih dari 13 tahun mereka hidup di industri musik Indonesia.
Beberapa waktu lalu, gue sempat interview mereka untuk keperluan majalah yang sekarang gue bekerja. Bila tertarik mau tahu tentang album terbarunya, simak sepenggal wawancara berikut ini.

Sekarang sudah album ketujuh. Progress apa yang sudah Five Minutes dapat di album “Semua Ini Sendiri”?
Ricky : Yang jelas kematangan kami dalam bermusik. Lalu kedewasaan dalam merubah komposisi lagu, dan kesolidan di dalam band sendiri.

Lalu kemajuan apa yang terlihat jelas di dalam komposisi yang diramu pada album ini?
Ricky: Untuk komposisi, mungkin sudah terlihat di album Rockmantic sebelumnya. Di sini kami benar-benar memperhitungkan dan memikirkan setiap aransemen di semua lagu. Jadi enggak hanya buat notasi enak atau reff-nya udah dapat. Tapi musiknya juga dibuat sebagus mungkin. Seperti komposisi pemakaian sound antara gitar dan kibord, semuanya diatur supaya tidak ada yang bertabrakan. Jadi sekarang kami juga memikirkan sound agar tidak tabrakan dengan yang lain

Kenapa nama albumnya "Semua Ini Sendiri"?
Irul: Karena album ini semuanya dikerjakan sendiri. Mulai dari proses produksi, mixing sampai mastering itu kami buat sendiri. Untuk Video klip juga, hingga produsernya dari personil sendiri, Ricky. Karena jalan sendiri, otomatis semua biaya juga sendiri.

Ngomong-ngomong, loe semua masih pakai sarung enggak?
Ricky: Enggak, tapi pakai koteka…ha…ha…ha
Irul: Dari album Rockmantic udah enggak pakai sarung lagi
Richie: Tahun 2006 lalu ada perubahan formasi di tubuh Five Minutes. Akhirnya kami memutuskan membuat warna musik baru sekaligus image baru. Jadi sarung kami lepas, apapun itu, sekarang kami coba berjuang tanpa sarung.


Di album ini terdapat lagu anak-anak ‘Ambilkan Bulan’ yang diaransemen ulang. Apa ada alasan tertentu kalian mengaransemen lagu tersebut?
Ricky: Ada 2 alasan. (Alasan pertama gue cut, cape nulisnya) Alasan kedua, mungkin bentuk keprihatinan kami terhadap anak-anak Indonesia yang saat ini banyak menyanyikan lagu-lagu dewasa, mulai dari perselingkuhan, putus asa. Mereka belum tentu tahu apa makna lagu tersebut. Jadi kami ingin member seusuatu bagi anak-anak dengan lagu ini. (Cut lagi. Kalau mau lebih lengkap, baca di majalah gue, he..he..he)

2 comments:

  1. oh yaaa fm ......
    kalian bgs lho law manggung nyaa pake kain sarung.............
    aq ja suka liat kalian
    lucu n memarik

    ReplyDelete
  2. hai... knlin Q novi... Q jg Fivers loh... tp kalian lbh klhtan cool drpd pke' sarung...
    Ok.. sukses trs ya... di album

    "semua ini sendiri...."

    ReplyDelete